LSP3I dan BNSP Gelar Tour Leader Tour Guide
KORANNTB.com – Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata Pesona Indonesia (LSP3I) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) gelar Pelatihan Tour Leader Tour Guide. Sabtu, 12/09/20.
Pelatihan itu digelar untuk memberikan edukasi dan menjamin para pelaku Tour Leader memiliki legalitas dalam menjalankan usahanya sehingga dapat pengakuan dari pemerintah.
H. Erik Arnowo sebagai salah satu penggagas kegiatan itu mengatakan kegiatan ini perlu untuk digelar agar para Traveler ini beroperasi bsecara legal dan profesional.
“Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pelayanan edukasi kepada teman-teman travel untuk lebih berkompetensi dalam artian memiliki legal dalam melayani jamaah ataupun tamu-tamunya.
“Sertifikasi ini banyak manfaatnya, terutama untuk membantu perizinan dan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi dalam artian saat mereka harus mengikuti lisensi menjadi Tour Guide mereka paling tidak memiliki sertifikasi dan itu standar yang memang pemerintah anjurkan”
“Kelebihan mengikuti pelatihan ini adalah bisa mendapatkan materi terkait apa tugas dan fungsi sebenarnya sebagai seorang Tour Leader dan Tour Guide. Peserta akan dibimbing agar dapat menjadi pemandu wisata yang baik dan profesional. Dalam hal itu kita siapkan orang yang profesional untuk memberikan materi”
Erik juga mengatakan para peserta pelatihan ini nanti akan mendapatkan sertifikasi resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata.
“Semua peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikasi resmi. NSP nya dari Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata Pesona Indonesia” tambahnya.
Kegiatan pelatihan yang di gelar di Jayakarta Hotel Lombok itu di ikuti oleh 26 orang dari 18 travel agen.
“26 orang dari 18 travel agen, ada dari Papua, Jakarta,dari Denpasar, dan sebagian dari Mataram” katanya.
“Jadi peserta ini terdiri dari travel umroh dan travel domestik.”
Muslehudin, peserta dari travel PT Nabila Inti Persada mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat karena dengan kegiatan itu dia bisa mendapatkan legalitas yang diakui oleh pemerintah.
“Saya mengikuti pelatihan ini dua kali, pertama dulu saya ambil materi tentang tour leader. Nah sekarang ini saya mengambil materi tentang Tour Guide. Dengan mengikuti pelatihan ini saya bisa meningkatkan kompetensi juga untuk mendapatkan legalitas yang diakui oleh lembaga sertifikasi, karena banyak juga temen-temen yang berprofesi sebagai Tour Leader, Tour Guide yang belum memiliki sertifikasi, Karena sebagai pemandu wisata, sebagai Tour Leadernya, kita harus menunjukkan bahwa kita harus sudah memiliki sertifikasi,” katanya.
“Kegiatan ini sangat penting karena mau tidak mau ini menjadi syarat beroperasi, syarat untuk membawa tamu dan syarat untuk memimpin kegiatan tour,” tambahnya.
Acara pembukaan kegiatan itu di hadiri oleh ketua PWNU NTB Prof.Dr. Masnun Tahir M.Ag. (red)
