Unram Gandeng Pemkab Lotim Kembangkan Pusat Riset Rumput Laut Bertaraf Internasional
LOMBOK TIMUR – Universitas Mataram (Unram) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur meneguhkan komitmen pembangunan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan melalui penandatanganan perjanjian hibah tanah.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya memperkuat riset unggulan di bidang kelautan sekaligus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan di NTB.
Penandatanganan perjanjian hibah daerah tersebut berlangsung di Kantor Bupati Lombok Timur dan menandai sinergi konkret antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Lombok Timur terhadap pengembangan ITSRC. Ia menegaskan bahwa pembangunan akan difokuskan terlebih dahulu pada laboratorium rumput laut sebagai bagian utama dari pusat riset tersebut.
“Alhamdulillah, hibah tanah dari Kabupaten Lombok Timur telah kami terima. Pembangunan sudah mulai berjalan sesuai komitmen kami, dengan mendahulukan pembangunan laboratorium rumput laut. Koordinasi akan terus kami lakukan bersama pemerintah pusat dan Ibu Wamen Prof. Stella,” ujar Sukardi.
Menurutnya, ITSRC diproyeksikan menjadi pusat riset rumput laut bertaraf internasional yang melibatkan kolaborasi dengan peneliti global, serta dilengkapi berbagai fasilitas laboratorium dan riset modern.
Selain penguatan riset, Unram juga mendorong pengembangan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan guna meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Klinik ini nantinya akan menjadi pusat layanan sekaligus pendidikan dokter spesialis yang berfokus pada kesehatan masyarakat pesisir.
Rektor juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mengatasi keterbatasan tenaga medis di daerah. Ia membuka peluang kerja sama beasiswa antara Unram dan Pemkab Lombok Timur, baik dalam bentuk beasiswa penuh maupun parsial, dengan skema pengabdian kembali ke daerah asal.
“Kerja sama ini tidak hanya pada pembangunan fasilitas, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dokter serta dukungan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu yang nantinya diharapkan kembali mengabdi di Lombok Timur,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., menegaskan bahwa hibah tanah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan pelayanan publik.
Ia menyatakan bahwa pembangunan ITSRC dan Klinik Kedokteran Kelautan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan wilayah terpencil.
Sebelumnya, peletakan batu pertama pembangunan ITSRC telah dilakukan pada 12 Februari 2026 di Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Stella Christie, Ph.D., bersama jajaran Unram dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Pembangunan ITSRC dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem riset kelautan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis wilayah kepulauan.
Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan dunia akademik, kolaborasi ini diyakini mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat NTB.
