Samara Dorong Karakter dan Prestasi Siswa Lewat Program ‘Sport Day’ Menuju Samara Olimpics 2026
KORANNTB.com — Samara Lombok melalui tim Community Social Development (CSD) terus bergerak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan karakter anak di lingkungan sekolah. Lewat program mingguan bertajuk “Sport Day”, Samara hadir untuk menjawab kekhawatiran terkait kurangnya aktivitas fisik yang terarah serta keterbatasan fasilitas olahraga yang dihadapi oleh siswa-siswi di berbagai sekolah binaan, termasuk di wilayah Montong Ajan dan Sekitarnya.
Program Sport Day yang digelar satu kali seminggu ini dirancang sebagai wadah praktik langsung untuk melengkapi teori olahraga yang didapatkan siswa dari guru di sekolah dan guru yang disediakan oleh Tim CSD Samara.
Dampak positifnya pun dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Pak Syakroni, S.Pd., Kepala Sekolah SDN Torok, mengonfirmasi bahwa program ini sangat dinantikan dan membawa keceriaan tersendiri bagi para siswa.
”Dampaknya itu anak-anak setiap hari semakin ceria. Ceria dalam artian mereka lebih senang karena lebih banyak pembelajaran di luar kelas,” ujar Pak Syakroni dalam kesempatan Sport Day Samara Senin,25/5/2026.
Menyeimbangkan Akademik dengan Ragam Cabang Olahraga
Sebagai sport teacher dari Samara, Saiful Fahmi menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah membimbing siswa dalam sesi praktik secara intensif. Cabang olahraga yang diajarkan pun cukup variatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa.
”Beberapa cabang yang aktif dipraktikkan antara lain Tenis dan Bulu Tangkis,Sepak Bola dan Atletik seperti sprint dan lari estafet Bola Voli khusus untuk siswa di jenjang SMA Permainan Tradisional Selodor (gobak sodor), juga dimasukkan untuk tetap melestarikan unsur budaya lokal kepada generasi muda” ujarnya.
Leader CSD Samara,Helmi Budi Lestari, menekankan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk bersinar di luar pencapaian akademis mereka.
“Kami ingin agar anak-anak tidak hanya terfokus pada akademik. Kalau memang mereka merasa belum mampu di bidang akademik, mereka bisa mencari prestasi di bidang lain, contohnya olahraga. Jadi, jangan berputus asa, siapa tau nanti anak-anak ini kemudian dapat menjadi atlet profesional yang mengikuti olimpiade-olimpiade tingkat nasional maupun internasional” tegas Helmi.
Bukan sekadar latihan rutin, program Sport Day ini juga disiapkan untuk jangka panjang. Hal tersebut disiapkan sebagai ajang pemanasan menuju kompetisi tahunan bergengsi, Samara Olimpic 2026.
Samara Olimpic merupakan kompetisi antar-sekolah binaan Samara, yang rutin digelar setiap tahun dan untuk tahun ini direncanakan bergulir pada agustus 2026 nanti. Bulan Agustus sengaja mengambil momentum setelah perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia agar para peserta bisa berkompetisi dengan lebih fokus.
”Kompetisi ini akan mempertemukan 11 sekolah di bawah binaan Samara dengan perkiraan keterlibatan mencapai 500 hingga 750 siswa beserta guru. Sistemnya juga sistem Tuan Rumah Bergilir dimana lokasi olimpiade akan di-rolling secara bergantian agar setiap sekolah binaan berkesempatan merasakan pengalaman menjadi tuan rumah”.
Mengingat sepak bola menjadi cabang olahraga yang paling diminati, Samara menyediakan piala bergilir khusus untuk pemenang utama di tingkat SD. Untuk waktu pelaksanaan agar tidak mengganggu jam belajar efektif, seluruh rangkaian lomba yang berlangsung selama satu minggu ini akan dilaksanakan pada siang hari setelah jam sekolah selesai.
Tak hanya mendatangi sekolah binaan dengan prorgam Sport Day, CSD Samara juga melakukan hal-hal luar biasa dibidang lain.
Perubahan Perilaku Lewat Nutrisi Sehat dan School Garden
Samara memahami bahwa pembentukan karakter dan prestasi harus didukung oleh fisik yang sehat. Oleh karena itu, di samping aktivitas olahraga, Samara menyisipkan program pembelajaran bahasa Inggris serta peningkatan gizi anak melalui pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa buah-buahan segar (healthy snack).
Lebih jauh, komitmen Samara dalam melakukan perubahan perilaku (behavior change) siswa di masa keemasan (golden age) mereka diwujudkan melalui edukasi lingkungan. Samara memfasilitasi program Kebun Organik Sekolah (School Garden) di seluruh sekolah binaan. Melalui program ini, siswa tidak hanya diajak menjaga kebersihan dari sampah, tetapi juga diajarkan bertani dan merawat tanaman secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara aktivitas fisik yang menyenangkan, pemenuhan nutrisi yang baik, serta edukasi lingkungan, Samara berharap anak-anak binaan mereka tumbuh seimbang, tidak hanya cerdas di dalam kelas, tetapi juga sehat, berkarakter tangguh, dan siap berperan aktif di tengah masyarakat.
