Klarifikasi Putri Maya Rumanti Keluar dari Hotman 911: Sindir Temannya Bermuka Dua
KORANNTB.com – Setelah 10 tahun bergabung dalam Tim Hotman 911, Putri Maya Rumanti akhirnya memutuskan untuk keluar dari Hotman 911.
Pengumuman berhentinya Putri sebelumnya disampaikan langsung oleh Hotman Paris melalui unggahan video di sosial media.
Menanggapi itu, Putri mengatakan dia memilih mundur adalah pilihan yang cukup sulit, namun itu harus dilakukan.
“Jujur memang ini pilihan yang sulit tapi ini sikap yang harus saya ambil demi kebaikan dan kepentingan orang,” katanya dalam Instastory-nya.
Pengacara asal Lampung ini mengatakan tetap membantu masyarakat yang terkendala soal hukum meskipun tidak berada di Tim Hotman 911.
“Saya akan tetap menjadi Putri Maya Rumanti yang selalu membantu orang walaupun tanpa Hotman 911. Jadi engga usah khawatir saya akan berada di tengah-tengah masyarakat dibantu teman saya,” ujarnya.
Uniknya, terdapat caption yang ditulis di Instastory-nya. Putri menyindir seorang temannya.
“Nikmati semua prosesnya, bagi yg mau mencoba dipersilahkan, tapi hati hati pilih teman, jangan model penjilat, cari muka, Padahal dia ada gw yg bawa, tp itulah kehidupan manusia yg banyak akan lupa diri,” tulisnya.
Pada instastory yang berbeda, Putri juga menuliskan sebuah sindiran.
“Ingat zaman jam 4 Subuh jd Panglima perang, disaat orang cari keadilan, disaat orang berbondong-bondong datang, kita yg jd jubir sekarang ada manusia muka dua wkwkk mamam sama lu deh, gw gk perlu lg (validasi, cukup keep calm, semua tau bagaimana gw berdiri tanpa asupan serupiah pun!!!” Tulisnya.
Tidak diketahui siapa orang yang disindir Putri dalam sosial medianya.
Sebelumnya Hotman Paris melalui video sosial media mengumumkan Putri Maya Rumanti berhenti menjadi tim Hotman 911.
“Hari ini tanggal 11 Agustus 2026 secara resmi Putri Maya Rumanti sudah tidak lagi bergabung sebagai tim bantuan hukum gratis Hotman 911,” ujarnya.
Di video lainnya Hotman mengatakan Tim Hotman 911 hanya memegang satu kasus di Lombok, yakni kasus santri terbakar. Sehingga mengingatkan masyarakat untuk tidak mempercayai kasus lain yang membawa nama Hotman 911.
“Hotman 911 hanya ada satu kasus di NTB, Mataram Lombok, yaitu terkait dengan dugaan terbakarnya murid santri pesantren. Hotman 911 tidak menangani kasus apapun di sana, jadi siapapun yang memakai nama Hotman 911 selain kasus diduga terbakarnya murid santri itu di luar Hotman 911,” ujarnya.
“Hotman 911 tidak pernah kasi kuasa apapun terhadap orang yang namanya Firdaus untuk kasus manapun di Indonesia termasuk kasus di NTB Mataram Lombok karena Hotman 911 penuh dengan pengacara lebih canggih,” ujarnya.
