Sebelum Jatuh, Mesin Helikopter Mati di Ketinggian 500 Meter

KoranNTB.com – Helicopter Bell-2064 L4 rute Labuan Bajo – Lombok yang mengangkut tiga warga negara asing (WNA), terjatuh di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 14 Juli 2019.

Kabid Humas Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Purnama, menjelaskan, sebelum kecelakaan helikopter tersebut telah mengalami mati mesin di ketinggian 500 meter.

“Pesawat sipil unschedule dengan Type :Helicopter Bell- 206L4, No. Reg. PK-CDV info yang kami dapat mesin pesawat mati dalam ketinggian 500 Meter,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pukul 14.30 Wita, helikopter terbang dari Labuan Bajo menuju Lombok dan akan landing di Lombok Internasional Airport.

Pukul 14.40 Wita, helikopter tersebut terakhir kontak dengan tower. Kemudian helikopter tersebut terjatuh dan para korban dievakuasi.

Helikopter diterbangkan oleh kapten Kustiyadi, dengan tiga penumpang WNA bernama Luka Marie asal Deutsch, Nicholas Alexander asal UK dan Donoso Lillo asal Chile.

Satu korban luka berat atas kecelakaan tersebut. “Korban Luka Marie mengalami patah kaki, dua orang lainnya mengalami cidera ringan,” jelasnya.

Sementara kapten Kustiyadi dalam kondisi selamat tanpa cidera. (red)