KORANNTB.com — Upaya pencarian terhadap Ramdhan (56), nelayan asal Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia.

Ramdhan yang dilaporkan hilang setelah pergi melaut seorang diri pada Senin (7/9/2026), ditemukan oleh nelayan setempat pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 06.45 WITA.

Korban ditemukan dalam posisi mengambang di sekitar lokasi kejadian, yakni perairan Desa Batu Nampar Selatan. Tim SAR gabungan yang berada di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah korban ke tepi pantai.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Ramdhan diserahterimakan kepada pihak keluarga yang telah menunggu di lokasi.

Sebelumnya, korban diketahui berangkat melaut pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Namun, hingga sore hari Ramdhan tidak kunjung kembali ke rumah.

Warga kemudian menemukan sampan dan jaring milik korban sekitar pukul 19.00 WITA di kawasan Gili Linus. Temuan tersebut memicu pencarian mandiri yang dilakukan warga sebelum laporan resmi diterima Pos SAR Kayangan pada Senin malam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kayangan bersama sejumlah potensi SAR langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan proses pencarian sempat menghadapi kendala pada Selasa (8/9/2026) dini hari akibat jarak pandang yang terbatas dan minimnya penerangan.

Pencarian kemudian kembali dimaksimalkan sejak Selasa pagi hingga akhirnya korban ditemukan pada Rabu pagi.

“Pencarian kami lakukan dengan memperluas area penyisiran, baik di permukaan air menggunakan rubber boat dan perahu nelayan, maupun melalui penyelaman di sekitar lokasi kejadian bersama penyelam tradisional,” ujar M. Darwis.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, yakni Tim Rescue Pos SAR Kayangan, Polairud Polda NTB, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Damkarmat Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, Polsek Jerowaru, masyarakat, serta nelayan setempat.

Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.