8 Pemilik Lahan Mandalika Terima Uang Konsinyasi Rp15,2 Miliar di Pengadilan

KORANNTB.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) kembali menyerahkan uang kepada pemilik lahan di kawasan MotoGP Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 12 Januari 2021.

Delapan Pemilik Lahan enclave di area Jalan Kawasan Khusus (JKK) Mandalika mengambil uang tersebut melalui Pengadilan Negeri Praya, Lombok Tengah.

Posisi lahan yang sudah dibayar ini persis berada di tikungan 13. Di titik ini juga akan dibangun saluran utilitas yang membelah jalur lintasan JKK.

Luas lahan yang dimiliki dua orang warga sesuai dengan hasil pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Tengah dengan nilai sebesar Rp 2.245.240.000,00 miliar. Di areal lahan ini sebelumnya dihuni oleh empat kepala keluarga.

“Alhamdulillah, dengan pembebasan dua bidang lahan ini, seluruh jalur utama JKK akan tersambung seratus persen. Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesediaan warga melepas lahannya,” kata Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro.

Luas lahan enclave di area JKK Mandalika mencapai 9,3 hektar yang terdiri dari 43 bidang lahan. Dalam pembebasan lahan tersebut ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Tengah sebagai Penlok (Penetapan Lokasi) I dan II.

Satu bidang lahan bersedia dibeli dengan harga apprasial non konsinyasi. Satu bidang tanah wakaf masjid bersedia ditukar dan saat ini tengah dibangun Masjid Al-Hakim, dan delapan bidang lahan yang sudah mengambil ganti untung di Pengadilan Negeri (PN) Praya.

Sejak dilakukan pembebasan lahan, jumlah pembayaran yang sudah dilakukan ITDC kepada warga mencapai Rp 15.215.710.000,00 miliar yang diberikan kepada delapan warga pemilik lahan.

“Saat ini, hanya tersisa tujuh bidang lahan yang belum mengambil pembayaran konsinyasi dari seluruh lahan yang pembayarannya sudah dititipkan di pengadilan. Kami berharap semua warga bersedia menerima pembayaran yang kami titipkan di pengadilan,” ujar Vice President Construction and Stakeholder Relations Management ITDC, Aris Joko Santoso.

BACA:  Bela Pemilik Lahan MotoGP, Syamsul Luthfi Difitnah

Kombes Pol Awan Hariono sebagai Ketua Tim Taktis Teknis Penyelesaian Sirkuit Mandalika menjelaskan, ITDC bersama Forkopimda NTB melakukan berbagai upaya menyelesaikan berbagai persoalan untuk percepatan pembangunan KEK Mandalika. Dan atas berbagai reaksi warga, tim tetap memprioritaskan edukasi kepada warga agar mendukung pembangunan di KEK Mandalika.

Apalagi program ini tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tetapi berdampak positif bagi bangsa dan negara.

“Kami tidak hanya berdialog, tetapi juga melakukan beragam fasilitasi, sesuai yang diinginkan warga,” ujarnya. (red)