Warga Ukraina Antre Panjang di Toko Senjata, Siap Lawan Rusia

KORANNTB.com – Pasca serangan penuh yang dilakukan Rusia terhadap kota-kota besar Ukraina, kini Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, memerintahkan rakyatnya untuk ikut membantu militer melawan Rusia.

Bahkan, presiden yang merupakan mantan pelawak ini membebaskan warganya membeli senjata api.

Itu berdampak dengan banyaknya antrean di toko-toko senjata di Ukraina. Banyak warga yang membeli senjata untuk pertahanan diri menyusul deklarasi perang Rusia.

Disadur dari VIVA.co.id, sebelumnya warga Ukraina memang diperbolehkan untuk membeli senjata api. Namun dilarang untuk dibawa ke luar rumah. Kini dengan adanya status darurat 30 hari, warga Ukraina bebas menenteng senjata.

Jenis senjata api yang dibeli antara lain senjata laras panjang otomatis AR-10 dan AR-15 dan berbagai amunisi.

“Tentu kami semua di sini merasa cemas tentang situasi ini. Kami harus bersiap untuk segala keadaan yang bisa terjadi,” kata warga bernama Dariia Olexandrivna yang sedang mengantre di toko senjata Praporshyk.

Presiden Ukraina menyebut sebanyak 137 warga mereka tewas dalam serangan pertama Rusia. (red)

Foto: Bendera Ukraina (Pixabay)

BACA:  Rencana Putin ke Bali, Ujian Diplomasi untuk Indonesia