KORANNTB.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) dalam menjaga keamanan objek vital nasional (obvitnas) sektor ketenagalistrikan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembaruan perjanjian kerja sama pengamanan obvitnas antara PLN UPK Lombok dan Polda NTB. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengamanan, koordinasi, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi operasional pembangkit dan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, mengatakan bahwa keamanan infrastruktur pembangkitan merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kelistrikan.

“Pembangkit listrik merupakan bagian strategis dari rantai pasok energi kepada masyarakat. Karena itu, pengamanan objek vital nasional tidak hanya berbicara mengenai perlindungan terhadap aset, tetapi juga bagaimana memastikan operasional pembangkit tetap berjalan aman dan optimal sehingga PLN dapat terus menghadirkan listrik yang andal bagi pelanggan,” ujar Rita.

Menurutnya, sinergi antara PLN dan aparat kepolisian juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan infrastruktur ketenagalistrikan yang semakin adaptif dan responsif terhadap berbagai potensi risiko.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Polda NTB dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan. Sinergi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga fasilitas strategis negara sekaligus memastikan masyarakat dapat terus menikmati layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tambah Rita.

Sementara itu, Manager PLN UPK Lombok, Doddy Rizqi, menyampaikan bahwa pembaruan kerja sama tersebut semakin memperkuat koordinasi antara PLN dan Polda NTB, khususnya dalam menjaga lingkungan pembangkit tetap aman dan kondusif.

“Bagi PLN, pengamanan obvitnas bukan hanya tentang menjaga fasilitas dan aset, tetapi juga menjaga keberlangsungan layanan listrik kepada masyarakat. Ketika infrastruktur pembangkitan aman, insan PLN dapat bekerja lebih optimal dalam menjaga kesiapan pembangkit sehingga kebutuhan listrik pelanggan dapat terus kami dukung secara andal,” ujar Doddy.

Melalui kerja sama tersebut, PLN UPK Lombok dan Polda NTB akan terus memperkuat koordinasi dalam pengamanan kawasan obvitnas, pertukaran informasi, pemantauan kondisi lingkungan, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Keandalan pasokan listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pelayanan publik, aktivitas usaha, hingga pertumbuhan perekonomian di Nusa Tenggara Barat.

Saat ini, sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu pasok sebesar 412 megawatt (MW), dengan beban puncak mencapai 79 MW. Dengan demikian, PLN optimis siap mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

PLN UIK Dwipantara terus berkomitmen menerapkan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan dalam seluruh aktivitas operasional. Sinergi bersama Polda NTB menjadi bagian dari upaya PLN dalam menjaga infrastruktur kelistrikan strategis sekaligus menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara merupakan unit PLN yang bertugas melaksanakan pengendalian operasi dan pemeliharaan pembangkit Iistrik PLN tersebar di seluruh Indonesia. Sejalan dengan holding, UIK Dwipantara terus mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.