KORANNTB.com  –  Apel pengecekan persiapan pelaksanaan patroli gabungan sosialisasi atau memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak menyelenggaran takbiran keliling dan salat idul Fitri 1441 guna pencegahan penyebaran Covid-19, dipimpim oleh Gubernur NTB didampingi Kapolda NTB dan Danrem 162/WB, bertempat di Lapangan Gajah Mada Polda NTB Jl. Langko Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Sabtu, 23 Mei 2020.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengatakan patroli gabungan berskala besar dilaksanakan untuk memberikan imbauam kepada masyarakat untuk tidak menyelenggarakan takbiran dan salat Idul Fitri di masjid ataupun lapangan akibat pandemi.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H dan selamat menjalankan tugas kepada semua anggota TNI/Polri dan seluruh peserta apel patroli gabungan.

Usai apel pengecekan dilanjutkan patroli gabungan menyisir tempat-tempat keramaian dan masjid di wilayah Kota Mataram dengan rute Jl. Langko – Islamic Center – Jl. Airlangga – Jl. Pendidikan – Jl. Majapahit – Malomba – Jl. Langko – Masjid Al Mutaqqin – Lingkungan Banjar Kel. Dasan Agung – Masjid Raudatul Mutaqqin Dasan Agung – Islamic Center, menggunakan kendaraan roda 4 dan roda 2.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, dalam menyampaikan, patroli gabungan yang dipimpin oleh Gubernur NTB beserta unsur TNI-Polri dalam rangka menyapa masyarakat Kota Mataram pada khususnya dan NTB pada umumnya, hal ini dilakukan oleh unsur TNI-Polri di seluruh NTB ingin menyampaikan dan mengirimkan pesan bahwa TNI-Polri hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sejalan dengan Kapolda NTB, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan sesuai dengan arahan pimpinan Korem 162/WB dan jajarannya akan mendukung penuh segala kegiatan yang diselenggarakan oleh jajaran Polda NTB yakni bekerjasama bahu membahu untuk menjamin keamanan dan ketertiban pelaksanaan hari raya Idul Fitri yang berpedoman ataupun sesuai dengan prosedur protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami juga sudah melihat ada beberapa titik-titik yang sudah menyiapkan masjidnya untuk melaksanakan salat Idul Fitri, dan sudah kami cek sudah memenuhi protokol covid-19 mulai dari pintu masuk sampai dengan pelaksanaan shalat dan bagaimana mereka keluar dari tempat ibadah mereka sudah siapkan sedemikian rupa, sehingga dengan pengaturan tersebut tidak terjadi pengumpulan orang di tempat-tempat ibadah tersebut,” kata Danrem.

“Mudah-mudahan ini berjalan sesuai dengan rencana agar tidak terjadi lagi penularan-penularan covid-19 di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya. (red)