Besok, Mahasiswa dan Ojol di Mataram Gelar Demo Besar
KORANNTB.com – Mahasiswa dan pengendara ojek online (Ojol) akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Aksi tersebut merupakan aksi lanjutan dari yang sebelumnya digelar mahasiswa di Mataram pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Adapun rute aksi mahasiswa besok akan digelar di Markas Polda NTB dan DPRD NTB.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (Unram), Lalu Nazir Huda mengatakan setidaknya ada sekitar seribuan massa yang akan turun ke jalan menyuarakan tuntutannya besok.
“Insya Allah ada seribuan massa yang merupakan gabungan dari mahasiswa dan Ojol,” katanya dihubungi, Jumat, 29 Agustus 2024.
Dia mengatakan tuntutan mahasiswa selaras dengan tuntutan beberapa aksi mahasiswa di Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia, di antaranya adalah menolak revisi KUHAP, copot Kapolri, hentikan kenaikan tunjangan dewan dan lainnya.
“Kenapa kami menolak revisi KUHAP, mengingat saat ini saja aparat sangat menunjukan represifitasnya kepada masyarakat,” ujarnya.
Aksi ini juga merupakan bentuk aksi solidaritas terhadap seorang driver Ojol di Jakarta yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat demo kemarin.
“Kami juga menuntut keadilan bagi seorang driver Ojol yang menjadi korban ‘pembunuhan’ aparat dengan cara dilindas dengan kendaraan taktis,” katanya.
Lalu Nazir mengatakan massa Ojol diperkirakan akan membludak, mengingat masing-masing daerah di NTB akan datang menggelar aksi bersama.
“Berdasarkan hasil konsolidasi kita, massa Ojol akan mengerahkan semua anggota mereka yang tersebar se-NTB,” ujarnya.
Dihubungi terpisah, Koordinator Ojol, Febrian mengatakan aksi besok sebagai bentuk solidaritas terhadap korban Ojol yang tewas di Jakarta dan terluka akibat kekerasan aparat.
“Tuntutannya kita menuntut keadilan atas peristiwa yang terjadi di Jakarta, di mana saudara kita driver Ojol meninggal dunia dan satu lagi luka-luka. Kita menuntut kematian saudara kita. Nyawa harus dibayar dengan nyawa,” katanya.
“Kalau bisa dari aparat itu juga harus dilindas agar bisa merasakan rasa sakit yang dirasakan saudara kita di sana,” ujarnya.
Hingga saat ini Febrian mengatakan terus berkoordinasi dengan massa Ojol terkait rencana aksi besok.
Aksi Sebelumnya
Sebelumnya, ratusan mahasiswa juga menggelar aksi di DPRD NTB pada Rabu, 27 Agustus 2025. Massa merobohkan pagar timur DPRD NTB dan masuk menuju halaman kantor.
Sempat terjadi ketegangan dengan pihak kepolisian yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Beruntung bentrokan dapat dicegah.
Massa mendesak masuk ke gedung DPRD NTB karena pihak dewan tidak kunjung menemui massa. Pada detik-detik menegangkan tersebut, akhirnya Ketua DPRD NTB menemui massa aksi menerima tuntutan para peserta aksi.