Warga Lombok Barat Lelah, Tiap Hari Dilanda Pemadaman Listrik Meski Bulan Puasa
KORANNTB.com – Warga Perumahan Bumi Permata Penas, Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Lombok Barat hampir setiap hari mengalami pemadaman listrik, bahkan banyak di antaranya pemadaman dilakukan tanpa pemberitahuan.
Seorang warga setempat yang enggan dimediakan namanya menunjukkan bukti laporan pengaduan listrik padam melalui aplikasi PLN Mobile. Terhitung ada lima kali pengaduan di hari yang berdekatan dan bahkan selang sehari.
“Bahkan pemadaman listrik lebih dari laporan ini. Sampai kami malas melapor karena hampir setiap hari listrik padam,” ujarnya, Selasa, 10 Maret 2026.
Dia mengatakan hampir sebagaian besar pemadaman dilakukan dari siang hingga sore hari. Padahal itu menjadi momen untuk warga masak atau berjualan kebutuhan bulan puasa.
Warga yang menjual takjil hingga es batu atau warga yang membutuhkan listrik untuk bekerja di siang hari sangat kesulitan dalam bekerja.
Lebih kesal lagi kata sumber, pemberitahuan listrik padam hanya melalui status story Instagram PLN NTB yang hanya bersifat sementara untuk dilihat. Padal sudah menjadi kewajiban pemberitahuan listrik padam sebelum pemadaman, kecuali bersifat tak terduga.
“Tambah buat miris kanal tempat mereka informasikan pemadaman hanya melalui status story yang hanya bersifat sementara dan tidak menjangkau seluruh pelanggan. Artinya bagi mereka laporan pemadaman bukan hal penting,” katanya.
“Yang diunggah di status Instagram mereka hanya yang bersifat promosi dan sosialisais. Seperti bagi takjil, promo tambah daya, tanam pohon dan lainnya,” jelasnya.
Dia menambahkan, PDAM belum masuk di perumahan tersebut sehingga warga mengandalkan sumber air bersih dari sumur sebagai kebutuhan mandi dan lainnya. Sehingga jika listrik padam maka sumber air juga padam, karena masyarakat menggunakan sumur bor.
Terakhir, dia mengatakan jika kondisi pemadaman listrik masih sama dan intens terjadi maka warga akan melakukan upaya hukum terhadap PLN.
Respon PLN
Pihak PLN NTB, Bayu Fatma yang dikonfirmasi mengatakan tidak ada pemadaman listrik secara rutin. Dia mengatakan jika itu terjadi bisa jadi karena gangguan akibat cuaca buruk.
“Untuk pemadaman secara rutin tidak ada. Jika memang ada padam, berarti memang ada gangguan bisa akibat cuaca ataupun pohon tumbang,” ujarnya.
Dia menyarakan masyarakat untuk melapor melalui PLN Mobile jika terjadi pemadaman.
“Jika memang ada gangguan, dapat dilaporkan melalui aplikasi PLN Mobile,” terangnya.
Terkait dengan kondisi pemadaman listrik di Perumahan Bumi Permata Penas yang intens, dia mengatakan ada pohon yang mengganggu jaringan listrik sehingga saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak desa.
“Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Secara informasi ada pohon yang mengganggu jaringan PLN. Saat ini kami sedang koordinasi dengan perangkat desa untuk pembersihan jaringan agar meningkatkan keandalan jaringan di lokasi tersebut,” ujarnya.
