Klapa Running Club Hadir di Lombok, Bawa Semangat “Run for the Island”
KORANNTB.com – Semangat berolahraga sekaligus membangun kebersamaan menjadi latar belakang hadirnya Klapa Running Club, sebuah komunitas lari yang mengusung semangat “Run for the Island” di Pulau Lombok.
Klapa Running Club hadir bukan sekadar sebagai wadah bagi masyarakat yang memiliki hobi berlari. Komunitas ini ingin menjadi ruang bagi para pelari untuk bertemu, berbagi pengalaman, membangun persahabatan, serta berkembang bersama melalui aktivitas olahraga.
Tagline “Run for the Island” menjadi semangat yang dibawa komunitas tersebut. Bagi Klapa Running Club, berlari tidak semata-mata mengenai jarak tempuh, pace, maupun catatan waktu, tetapi juga tentang menikmati proses perjalanan sekaligus mengenal dan menikmati keindahan Pulau Lombok.

Komunitas ini didirikan oleh tujuh founder, yakni Ossy, Stefany, Verline, Rahula, Aldy, Michael, dan Aan. Ketujuhnya memiliki latar belakang serta karakter yang berbeda, namun dipertemukan oleh kecintaan terhadap olahraga lari dan keinginan membangun komunitas yang mengedepankan kebersamaan.
Klapa Running Club juga terbuka bagi pelari dengan berbagai latar belakang dan kemampuan. Ada pelari yang berolahraga untuk menjaga kesehatan, mengejar personal best, memperluas koneksi, melepas penat, hingga mereka yang baru mulai menekuni olahraga lari.
Perbedaan kemampuan tersebut tidak menjadi batas bagi komunitas. Klapa Running Club menilai setiap pelari memiliki perjalanan dan target masing-masing, sehingga tidak semua orang harus berlari dengan pace yang sama.
Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam filosofi “Ad Astra Per Aspera”, ungkapan Latin yang bermakna menuju bintang melalui jalan yang penuh kesulitan.
Filosofi itu menggambarkan perjalanan seorang pelari yang tidak selalu mudah. Tanjakan, napas yang berat, kaki yang mulai kehilangan tenaga hingga keinginan untuk berhenti menjadi bagian dari proses yang harus dilewati untuk mencapai garis finis.
Bagi Klapa Running Club, berbagai tantangan tersebut justru menjadi bagian penting dalam perjalanan. Batas kemampuan bukan sesuatu yang harus diterima begitu saja, melainkan dapat terus didorong melalui proses, ketekunan, dan keberanian.
Semangat itu turut tercermin dalam ajakan “Stay #KLAPARUN”. Istilah tersebut tidak hanya dimaknai sebagai ajakan untuk tetap menjadi bagian dari komunitas, tetapi juga menggambarkan semangat untuk terus memiliki “rasa lapar” dalam berlari, menghadapi tantangan baru, dan melampaui batas diri.
Nama Klapa sendiri disebut lahir dari kata “kelaparan”. Dari filosofi tersebut kemudian muncul semangat “stay hungry”, yakni terus bergerak, bertumbuh, dan selalu memiliki alasan untuk kembali berlari bersama.
Klapa Running Club percaya bahwa perbedaan pace bukanlah persoalan utama dalam berlari. Hal yang lebih penting adalah kemauan untuk terus bergerak dan saling memberikan dukungan.
“Dari langkah yang berbeda, kami menemukan tujuan yang sama. Dari jalan yang tidak selalu mudah, kami belajar untuk terus melangkah,” menjadi semangat yang dibawa komunitas tersebut.

Melalui setiap kilometer, keringat, dan tantangan, Klapa Running Club ingin menjadikan olahraga lari sebagai sebuah perjalanan bersama.
Bagi komunitas ini, lari bukan hanya tentang seberapa cepat seseorang mencapai garis finis, tetapi juga tentang siapa yang berjalan dan berlari bersama sepanjang perjalanan.
Dengan semangat “Run for the Island” dan filosofi “Ad Astra Per Aspera”, Klapa Running Club ingin terus tumbuh sebagai ruang bagi para pelari untuk bergerak, berkembang, dan menikmati perjalanan di Pulau Lombok.
