KORANNTB.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT Unram) tengah menelusuri dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan dialami seorang mahasiswi oleh sesama mahasiswa di lingkungan kampus.

Dugaan tersebut mencakup tindakan fisik dan verbal. Informasi mengenai kasus ini kemudian mendapat perhatian dari lingkungan civitas akademika Fakultas Teknik Unram.

Ketua BEM FT Unram, I Gede Kari Saputta Utama, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran dengan meminta keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Terkait hal tersebut, kami akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak-pihak berkaitan. Ini untuk memastikan kebenaran dan kronologi dari informasi yang ada,” katanya.

Berdasarkan keterangan korban, dugaan tindakan tersebut berupa kontak fisik tanpa persetujuan. Korban mengaku terduga pelaku beberapa kali meminta untuk melakukan kontak fisik serta menyentuh bagian tangan hingga bahunya secara tiba-tiba.

“Dia sering meminta untuk peluk. Bahkan pas ketemu dia sering memegang tangan sampai ke bahu secara tiba tiba tanpa persetujuan saya,” ujar korban.

Selain dugaan kontak fisik, korban juga mengaku beberapa kali mendapat ajakan untuk menginap bersama. Ajakan tersebut disebut berupa tawaran untuk melakukan check-in di tempat penginapan maupun tinggal di kontrakan milik teman terduga pelaku.

“Dia mengajak saya cek in di luar. Pas saya tolak, ia lanjut mengajak saya di kontrakan temannya,” lanjut korban.

BEM Verifikasi Informasi

BEM FT Unram kini berupaya mengumpulkan informasi dari berbagai pihak sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Ketua BEM FT Unram menyatakan proses konfirmasi diperlukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang dilaporkan, termasuk kronologi dan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Langkah tersebut dilakukan dengan mengedepankan kehati-hatian agar informasi yang diperoleh dapat diverifikasi sebelum BEM mengambil sikap resmi maupun memberikan pendampingan lebih lanjut.

Penelusuran juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan akademik di Fakultas Teknik Unram tetap aman dan kondusif.

BEM FT Unram menyatakan komitmennya untuk memastikan kegiatan akademik di lingkungan Universitas Mataram terbebas dari tindakan pelecehan maupun kekerasan seksual.

Perkembangan lebih lanjut mengenai dugaan kasus tersebut masih menunggu hasil konfirmasi dan penelusuran yang dilakukan pihak BEM FT Unram.