Polda NTB: Waspada Aksi Kejahatan 3C saat Lebaran Topat

KoranNTB.com – Masyarakat di Pulau Lombok akan menggelar lebaran topat pada Rabu, 12 Juni 2019. Lokasi-lokasi wisata akan dikunjungi saat lebaran topat.

Polda NTB membantu Polres jajaran mengamankan wilayah strategis saat lebaran nanti. Antara lain lokasi rekreasi di pantai-pantai, ziarah ke makam tokoh agama Islam, acara rowah dan begibung, acara seremonial di pantai dengan adanya tari seni budaya, pemotongan topat, buka tembolak sampai dengan naik cidomo hias.

“Tentunya ada kerawanan gangguan lalu lintas yang mungkin timbul seperti kemacetan arus lalu lintas, laka lantas, laka laut wisata pantai, masyarakat yang tenggelam di pantai/laut. Di samping itu juga akan muncul kriminalitas seperti curat, curas dan curanmor, pertikaian antar kelompok pemuda/masyarakat sampai dengan ancaman terorisme kepada personel Polri yang sedang melaksanakan pengamanan maupun masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda NTB AKBP Purnama.

Dia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas tersebut. “Sikap waspada dan kehati-hatian lebih baik untuk mencegah terjadinya kriminalitas dan kecelakaan,” imbaunya.

Diperkirakan kasus curat, curas dan curanmor atau 3C akan terjadi. Masyarakat diimbau dapat mengamankan kendaraan dan barang bawaannya dengan lebih baik seperti dengan pemasangan kunci ganda, penempatan lokasi parkir yang aman, ataupun meminta bantuan dan pertolongan kepada petugas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Polda NTB bersama Polres jajaran se-Pulau Lombok menjamin keamanan masyarakat dalam mengatur arus lalu lintas sehingga mengurangi terjadinya laka lantas, ataupun menekan angka kriminalitas seminimal mungkin sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Kepolisian menempatkan pos pengamanan dan pos pantau di sepanjang jalan yang dilalui atau rekayasa lalu lintas dengan pembagian arus dan simpul tertentu dari dan menuju lokasi tujuan.

Adapun lokasi perayaan Lebaran Topat di Kabupaten Lombok Barat akan dilaksanakan di Pantai Kuranji, Labuapi, Pantai Induk, dan GMS Gerung, Pantai Cemara Lembar, Pantai Elak-elak dan Nambung.

Sedangkan wilayah Mataram akan berlangsung di Taman Loang Baloq, Pantai Tanjung Karang dan Pantai Gading.

Personel Pengamanan Polres Mataram berjumlah 300 orang terdiri dari 180 orang dengan backup Polda NTB 120 orang yang terdiri dari anggota Sampata, Brimob, Polairud dan Lantas. Polres Lobar menurunkan 595 orang terdiri dari 252 personel anggota polres Lobar, 30 Brimob dan instansi terkait 141 orang, dari TNI, Dishub, Pol PP, Senkom, Pramuka, PMK, PMI dan Basarnas dengan Speedboat, Perahu Karet dan Kapal. Direktorat Polairud Polda NTB juga akan melaksanakan patroli dan pengamanan menggunakan kapal sepanjang Pantai Pulau Lombok. (red)