Mayat di Senggigi, Polisi Minta Warga yang Hilang Keluarga Segera Lapor

KORANNTB.com – Mayat yang diduga kuat korban pembunuhan ditemukan di kawasan Pantai Senggigi, Lombok Barat, Rabu, 5 Februari 2020.

Potongan mayat ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik dan dimasukkan dalam karung goni. Kondisi mayat membengkak dan mengeluarkan bau busuk.

Mayat tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan otopsi guna mengungkap siapa yang bertanggungjawab atas kematian korban.

Link Banner

Polisi hingga kini belum berhasil mengidentifikasi identitas mayat karena kondisi mayat telah membusuk. Mayat tersebut diperkirakan meninggal tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, mengatakan Polda NTB, Polres Lombok Barat dan Polresta Mataram telah membentuk tim investigasi kasus tersebut.

“Pihak Polda NTB bersama gabung Polres Lombok Barat, Polresta Mataram bentuk tim untuk pengungkapan kasus penemuan mayat,” katanya di Mapolda NTB, Jumat, 7 Februari 2020.

Pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan telah dilakukan, namun belum menemukan titik terang kasus tersebut.

“Kemarin kita ambil keterangan saksi yang menemukan mayat, malam dilakukan olah TKP awal dan siang dilakukan olah TKP lanjutan, karena olah TKP tidak sekali, harus berkali-kali hingga kita menemukan jejak atau bukti lain sekitar TKP,” ujarnya.

Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut diperkirakan berusia sekitar 20-an tahun.

“Tim terus bergerak untuk mengembangkan kasus ini. Identitas (mayat) perempuan sekitar umur 20 tahun. Dia diperkirakan sudah meninggal tiga hingga empat hari lalu,” katanya.

Dia berharap warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melaporkan pada polisi, agar memastikan mayat yang ditemukan di Senggigi tersebut.

“Tentu warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera melaporkan kepolisian dan kita akan cari informasi untuk dicek,” katanya.

Sebelumnya, telah ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga, namun setelah dicocokkan dengan mayat yang ditemukan ternyata hasilnya lain.

“Sudah ada yang lapor namun saat dikroscek ternyata bukan, masih nihil. Kita masih mencari identitas mayat tersebut,” ujarnya.

Kondisi mayat kata Artanto masih utuh anggota tubuh, namun telah membusuk dan membengkak. Ada bekas jeratan di tubuh mayat yang diduga mayat tersebut korban pembunuhan.

“Tubuh masih utuh cuma ada jeratan di tubuhnya,” katanya. (red)

Foto Ilustrasi

Link Banner