Direktur Logis Disomasi Dewan, AMPERA: DPRD NTB Jangan Antikritik
KORANNTB.com – Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (AMPERA) Nusa Tenggara Barat Kusnadi Unying angkat bicara dengan langkah DPRD NTB yang melakukan somasi ke Fihirudin.
Menurut Kusnadi, langkah DPRD membuat institusi seperti lembaga anti kritik.
“Seolah-olah apa yg disampaikan oleh Bang Fihir di WAG Pojok terkait dengan adanya dugaan oknum anggota DPRD NTB memakai narkoba, institusi DPRD NTB seperti lembaga yang anti kritik. Semestinya dengan adanya statement dari masyarakat secara kelembagaan DPRD NTB merespon dengan baik bukan malah mengundang orang untuk disomasi,” katanya, Sabtu, 15 Oktober 2022.
Kusnadi menilai langkah DPRD sama saja artinya dengan membenarkan dugaan dari Fihiruddin.
“Poin nomor dua solah-olah statement yang disampaikan oleh Bang Fihir telah terbukti mencoreng nama baik lembaga padahal jelas statement tersebut menggunakan kata dugaan. DPRD NTB jangan anti kritik. DPRD itu harus siap menampung segala aspirasi masyarakat,” ujarnya.
“Lembaga DPRD NTB itu milik masyarakat NTB semestinya menyerap semua aspirasi masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, DPRD NTB memberikan somasi terhadap Direktur Lombok Global Institut (Logis) Fihiruddin lantaran Fihir bertanya adanya rumor tiga oknum dewan ditangkap mengkonsumsi narkoba saat kunjungan kerja ke Jakarta.
Namun pihak DPRD NTB membantah rumor tersebut dan menyebut Fihiruddin melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik dewan. (red)
