KORANNTB.com – Kasus pembongkaran peti motor WSBK milik Ducati, lalu disebarkan melalui YouTube, membuat kemarahan banyak pihak.

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku bingung dengan insiden yang terjadi di Sirkuit Mandalika tersebut.

“Paolo Ciabatti bereaksi dengan kebingungan dan kemarahan atas kejadian yang tidak dapat ditoleransi ini,” bunyi kutipan dari artikel di Speedweek.

Bahkan, Ducati mengibaratkan kejadian tersebut hanya terjadi di dunia ketiga atau negara berkembang.

“Seperti yang kita ketahui kejadian seperti ini di motorsport hanya terjadi di negara dunia ketiga (negara berkembang) dan dari 40 tahun yang lalu.”

Itu menjadi tamparan bagi Indonesia yang menjadi tuan rumah. Apalagi, kondisi motor yang terbuka diunggah melalui YouTube.

Sumber: Twitter

Kekesalan tidak hanya diungkapkan Dorna. Tapi juga pihak WSBK sendiri yang menyayangkan aksi tersebut.

Direktur WSBK, Gregorio Lavilla, yang mengaku sangat menyesal dengan insiden di Mandalika. “Kami sangat menyesal. Kejadian ini di luar kendali kami,” ujarnya.

Insiden tersebut dengan cepat tersebar. Bahkan di Twitter menjadikan Mandalika sebagai tranding dengan 15,6 ribu tweet.

Sementara tranding kedua adalah Ducati dengan 11,1 ribu tweet. Kemudian disusul MotoGP dengan 11,5 ribu tweet.

Paling mencolok adalah tranding dengan tagar Memalukan. Tagar “memalukan” lebih dari 5 ribu tweet. (red)