Selain Taufan, Pengerakse Majelis Adat Sasak, Lalu Sajim Sastrawan mengatakan telah melayangkan surat keberatan kepada Direktur Utama ITDC dan menolak poster yang salah mengidentikkan budaya Lombok.

Sumber: Instagram @motogp

“Majelis Adat Sasak atas nama masyarakat Suku Bangsa Sasak, Masyarakat Lombok-NTB dengan tegas menyatakan protes dan penolakan atribut, poster, baliho dan lainnya tanpa mengindahkan dan menonjolkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Lombok Suku Bangsa Sasak-NTB,” katanya, Selasa 10 Oktober 2023.

Dia mengatakan masyarakat Sasak sangat terusik dengan poster yang menonjolkan budaya Bali tersebut.

“Perhelatan event akbar internasional MotoGP mandalika tersebut kini mulai diusik dan diganggu dengan mengabaikan kehidupan ekonomi dan sosial budaya, nilai-nilai adat istiadat dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat atau kearifan lokal setempat, serta tidak menghormati dan menghargai suasana kebatinan Masyarakat Lombok NTB, khususnya Suku Bangsa Sasak,” ujarnya.